BK

Bimbingan Konseling

Pusat bimbingan konseling di Sekolah Wijaya Putra merupakan bagian yang terintegrasi dalam pola pembinaan dan pengembangan siswa-siswi dalam proses belajar mengajar baik intrakulikuler maupun ekstrakulikuler.

Pola pembinaan dan pendampingan dilakukan terhadap siswa-siswi yang mempunyai permasalahan yang berasal dari :

  1. Luar lingkungan sekolah (keluarga, lingkungan pergaulan, dan masyarakat)
  2. Lingkungan sekolah :
  • Proses belajar mengajar
  • Kegiatan ekstra
  • Interpersonal relation baik dengan teman, adik atau kakak kelas
  • Karier : keberlanjutan sekolah atau pekerjaan

Dengan demikian maka proses pendampingan yang diterapkan oleh pusat bimbingan konseling secara berkelanjutan bagi siswa-siswi dengan kerjasama dan koordinasi dengan pendidikan budi pekerti dan Sekolah Wijaya Putra terutama wali kelas.

Koordinasi dan kerjasama tersebut meliputi :

  1. Data tentang siswa-siswi secara kuantitatif dari pusat pendidikan budi pekerti
  2. Data secara kualitatif dari wali kelas, bapak-ibu staf pengajar dan pimpinan sekolah

Alur Permasalahan / Mekanisme :

  1. Semua Guru, staf dan pimpinan sekolah semua mengamati perilaku peserta didik
  2. Hasil amatan di setor atau di entri TIM PBP
  3. TIM PBP menyerahkan hasil amatan dari warga sekolah ke Wali kelas.
  4. Setiap hari jumat untuk memberikan umpan balik kepada peserta didik ( para wali kelas mendiskusikan dengan peserta didik )
  5. Para wali kelas berkoordinasi dengan BK untuk membantu penanganan klinis bagi peserta didik, khususnya yang mempunyai penyimpangan perilaku negative atau yang memiliki permasalahan dalam PBM.
  6. Permasalahan yang ditangani BK
  • Di peroleh data dari TIM PBP yaitu data  ( kwalitatif )
  • Dan data bisa di ambil dari kejadian-kejadian langgsung ( kwantitatif ) yang harus / cepat di tangani / di selesaikan.

7.  BK menyerahkan hasil laporan klinis pada Wali Kelas dan Kepala Sekolah

TOP